Senin, 14 September 2026

Tone deaf

 We know, That you know

And we know, you choose not know

Because know and not know is two tone

That close to deaf

And you choose deaf as know

Is hurt you? 

To accept fire that burn heart

Is knowing 

Allow you speak up

And accept compensation

And teary of fire 

On ocean houses

Jumat, 11 September 2026

Monster

 Aku pergi ke dalam lautan

Dan kutemui 

Monster

Yang tidak pernah diceritakan

Atau digambarkan 

Aku pikir, dia pikir

Saya monster juga

.


Kamis, 10 September 2026

Kathouca mysteri

 I run off

From hand to hand

Home to home

To find my self

That lost on way

And its long way

Beside river, freeze 

With no name

No cover up

Just me and breeze

On lay of fame

And lighting

With no clap 


I see, my self

Still run off

From my body

That hurt

Within 

Puisi Lingkungan hidup: Bumipun bergoyang

Mencekam

Saat pijakan mulai bergeser

Dan dinding enggan menahan beban

Lalu luluh

Dan menjadi debu

Tanah pun bergoyang 

Rumah 

Dan pikiran 

Lautan pun 

Enggan meluap

.


Puisi Lingkungan Hidup : vulcano ashes

 Meluap lah

Menyembur lah

Bakarlah

Marahlah

Dan menangis

Hingga magma di jantungmu

Mengalir bagai bengawan

Mungkin kamu lelah

Terpendam dalam

Dan mulai menjerit

Tanpa tahu apa abu vulkanik

Yang terbang

Menjangkau awan, menjangkau

Kematian


Puisi Alam ; Lunar

 Look at sky tonight

Look at darkest night

Look at shadow of life 

Look at your depth Heart

May be, there is words

That you keep bury beside

Tears, and river

That reflected to your face

That you keep alive

.

I saw face like moon

Always there, with bright

With shadow too

With darkest and light

Or something more depth

With feel, with felt

And none to see in there

On moon of half

Or full moon 

.

But, I 

Here living inside

The moon of your heart 

And your felt that I ease 

Because the moon is mine 

With all the shadow to reflected on each heart 

Minggu, 06 September 2026

Kepada Angin & Bintang

Adakah hati yang tersesat

Lalu menengadah

Meminta pencipta

Ohh, adakah jalan menuju cahaya

Dan bintang-bintang berkelip

Di malam petang

Dan angin berhembus, membawa kabar

Kepulangan dan rindu

Menjadi satu air mata

Yang mengalir menuju anak sungai

Yang menyirami gerbangnya

Kehidupan cinta para pengelana

Kepada, sang pemilik hati yang tersesat

Apakah kamu tahu jalan pulang?

Atau memang kamu memutus takdir

Yang telah kamu bunuh, sedari janin

Dan tanpa sadar 

Kamu mengubur, jiwa yang ingin hidup